Login

Search

Chat Box

Latest Message: 5 hours, 29 minutes ago
  • candyman : Smile
  • Rico : cewek gw dijkt
  • masyok : rico koq gak malem mingguan??
  • masyok : Wah...kalah lagi deh.  cry
  • Rico : Venus..she's awesome!!
  • masyok : menang serena pa venus?? Aq td cuman liat bentar n kakakQ milih nonton channel laen
  • Rico : sambil ngecek e-mail hehehe
  • Rico : lg nonton tennis live wimbledon
  • Rico : sby aja
  • masyok : aq ya sby dunkk. mas Rico lg dmn neh?
Please Login to shout..

May 14
2008

Kebaikan VS Kekecewaan

Posted by Budi Suryanto in Untagged 

busur

Jika membicarakan masalah film, saya sangat yakin Anda semua termasuk orang yang suka menonton film. Saya pribadi sangat menyukai film-film dimana saya bisa mempelajari banyak hal di sana. Salah satu film yang berkesan bagi saya (sebelum tahun 2000) adalah film perang yang berjudul "Shot Through The Heart", sebuah kisah perang Jerman yang terjadi di kehidupan perang dunia kedua.

Dikisahkan di sana tentang dua orang sahabat yang sejak kecil selalu bermain bersama, namun saat telah masing-masing berkeluarga, dihadapkan pilihan untuk memilih kubu masing-masing. Jerman Barat atau Jerman Timur. Dengan pilihan yang bertolak belakang disana, mereka berdua tumbuh menjadi seorang 'sniper' penembak jitu yang bisa mematikan musuh dengan sekali tembakan.

Di akhir kisah itu sendiri, sang sahabat dengan hati yang sangat terluka harus menembak mati sahabatnya sendiri dengan sebuah tembakan jitu di hatinya, dan sahabatnya harus tewas di depan keluarganya sendiri.

Saya sangat terkesan karena sepanjang perang tersebut mereka tanpa ragu saling menembak musuh mereka, tetapi begitu tahu bahwa akhirnya mereka saling berhadapan, mereka memiliki 'conflict of interest' yang amat sangat. Mereka tidak ingin saling menembak tetapi akhirnya hidup membuat mereka harus memilih, dan itu adalah pilihan yang sangat tidak mengenakan yang dibuat. Sahabat tapi saling menjatuhkan, itu adalah kepahitan yang amat sangat.

Kita hidup di dunia ini juga mengalami hal yang sama. Terkadang kita merasa kok teman kita menolak ide kita yah, kok dia juga tega-teganya berbicara yang jelek-jelek tentang kita ke teman-teman kita yang lain. Perasaan kita hancur karena kita merasa sudah berbuat begitu baik untuk mereka, kok tega mereka mengkhianati kita. Perasaan dikhianati itu terasa seperti ditusuk dari belakang.

Tapi jika kita mau menyadari satu hal bahwa saat kita berbuat baik ke orang lain, maka balasan yang kita terima adalah kekecewaan. Jika kita tidak pernah berbuat baik ke orang lain maka kita tidak akan pernah menghadapi kekecewaan itu sendiri.

Sungguh suatu hal yang tidak pernah kita sadari sebelumnya. Kita selama ini berharap dengan kita berbuat baik, maka orang lain akan menghargai kita, minimal mengingat jasa kita. TETAPI meskipun balasan untuk kita berbuat baik adalah kekecewaan, tetaplah berbuat baik. Kekecewaan itu akan muncul kalau kita berbuat baik dengan tujuan agar orang lain tetap mengingat kebaikan kita, tetapi jika kita berbuat baik dengan sambil lalu tanpa berpikir apa keuntungan untuk kita di masa akan datang, niscaya kita tidak akan pernah mengalami kekecewaan meskipun kebaikan kita selama ini disalahgunakan bahkan disalahartikan.

Siapkah Anda Menuai Kekecewaan Hari Ini karena berbuat baik?

 

Do Your Best and Let GOD Do The Rest!

 

Leonardus Budi Suryanto

0818 93 2638


Hits: 112
Comments (4)Add Comment
...
written by Linda Rachman, May 17, 2008
To Budi : Iya berbuat baik itu memang penting smilies/wink.gif
report abuse
vote down
vote up
Votes: +0
...
written by Budi Suryanto, May 16, 2008
Hm...thanks Linda Rachman...ini hanya menyampaikan apa yang disampaikan oleh Mentor saya kok...

Btw...soal ditusuk dari belakang, tampaknya itu adalah hal wajar di dunia ini, itu sebabnya kita mesti bisa lebih menghargai orang2 yang ada di sekeliling kita...yang begitu baik meski pernah kita kecewakan
report abuse
vote down
vote up
Votes: +0
...
written by st.hand, May 16, 2008
semua tergantung self difend masing2 orang
ia memposisikan dirinya sebagai mahluk kuat/lemah
setiap individu memang individual hanya saja sikap itu terbatas karena toleransi/impact/akibat jika yang telah ia lakukan tidak menguntungkan/merugikan ia
kecewa=tidak sanggup menerima kenyataan bahwa org lain juga pengen enak/gampangnya aja gak merugikan "sama kayak kita"
report abuse
vote down
vote up
Votes: +0
...
written by Linda Rachman, May 14, 2008
Wah aku suka banget dengan tulisan km di posting ini. Benar - benar membuatku berkaca dan belajar ttg hidup. Aku sering merasa di tusuk dari belakang juga dengan org yg selama ini aku berusaha berbuat baik. Tapi sudahlah, karena aku yakin semua ada balasannya. Thank u for the isnpiring story smilies/smiley.gif
report abuse
vote down
vote up
Votes: +0

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
Black Innovation Awards